Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie menyambut kedatangan tim penilai Lomba 10 Program Pokok PKK Tingkat Provinsi Banten dalam rangka Hari Kesatuan Gerak (HKG) Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) ke-54 Tahun 2026 di Kelurahan Pondok Pucung, Kecamatan Pondok Aren, Selasa (2/6/2026). Pada kesempatan tersebut, Pondok Pucung menampilkan berbagai program unggulan pemberdayaan masyarakat yang menjadi bagian dari proses penilaian tingkat provinsi.
Keikutsertaan Pondok Pucung dalam penilaian tingkat Provinsi Banten menjadi bukti bahwa berbagai program yang dijalankan kader PKK di Kota Tangerang Selatan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Berbagai inovasi dan kegiatan pemberdayaan yang dikembangkan turut menjadi bahan penilaian tim juri.
Benyamin mengatakan, Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) merupakan salah satu mitra strategis pemerintah yang memiliki peran besar dalam mendukung pelayanan dan pembangunan masyarakat hingga tingkat keluarga.
“PKK adalah lembaga nonpemerintah, tetapi program dan kegiatannya sejalan dengan yang dilakukan pemerintah. Para kader PKK membantu pemerintah melalui 10 Program Pokok PKK dengan sasaran utamanya masyarakat,” ujar Benyamin.
Menurut Benyamin, keberadaan PKK menjadi kekuatan penting dalam mendukung pembangunan karena memiliki jaringan organisasi yang menjangkau hingga tingkat RT melalui kelompok dasa wisma.
Dengan struktur organisasi yang kuat dan kader yang aktif di lapangan, berbagai program pemerintah dapat tersampaikan langsung kepada masyarakat secara lebih efektif.
Ia juga menyambut baik dipilihnya Kelurahan Pondok Pucung sebagai lokasi penilaian tingkat Provinsi Banten. Menurutnya, hal tersebut menunjukkan bahwa berbagai program pemberdayaan masyarakat yang dijalankan kader PKK Tangsel mampu memberikan dampak positif dan layak menjadi perwakilan di tingkat provinsi.
“Maka dari itu, kita dari Pemerintah Kota Tangerang Selatan tentu terus memberikan dukungan agar PKK mampu melaksanakan tugas-tugasnya dengan baik,” kata dia.
Dalam penilaian tersebut, tim juri meninjau berbagai program unggulan yang telah dikembangkan di Pondok Pucung, mulai dari kesekretariatan PKK, Kelompok Wanita Tani (KWT) dan Kebun PKK, Rumah Sehat Dasa Wisma, Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM), Posyandu, Kampung Mandiri, pengolahan sampah, pelatihan keterampilan masyarakat, hingga pengelolaan bank sampah.
Sementara itu, Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Banten, Tinawati Andra Soni, mengatakan bahwa evaluasi dan penilaian pelaksanaan 10 Program Pokok PKK merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Kesatuan Gerak PKK ke-54 Tahun 2026.
Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya bertujuan menentukan pemenang lomba, tetapi juga menjadi sarana untuk mengukur efektivitas program PKK dalam memberikan manfaat bagi masyarakat serta menjadi ruang berbagi praktik baik antarwilayah.
“Mari kita jadikan momentum ini untuk terus memperkuat kebersamaan, meningkatkan kualitas pelayanan, dan menghadirkan program-program yang menjawab kebutuhan keluarga di Provinsi Banten,” ujarnya.
Tinawati menjelaskan, tema HKG PKK ke-54 tahun ini, yakni “Kuatkan 10 Program Pokok PKK, Laksanakan Asta Cita, Wujudkan Generasi Emas 2045”, menjadi pengingat bahwa pembangunan bangsa harus dimulai dari keluarga.
Menurutnya, keluarga yang sehat, mandiri, berdaya, dan sejahtera akan menjadi fondasi kuat dalam mewujudkan generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045.
Ia juga memberikan apresiasi kepada seluruh kader PKK yang selama ini bekerja secara sukarela dan konsisten mendampingi masyarakat di berbagai bidang.
“Saya berharap dukungan dari seluruh pihak agar gerakan PKK terus berkembang dan semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tuturnya.
Penilaian tingkat Provinsi Banten ini diharapkan dapat semakin memperkuat peran PKK sebagai motor penggerak pembangunan berbasis keluarga, sekaligus mendorong lahirnya berbagai inovasi pemberdayaan masyarakat yang berdampak langsung terhadap kesejahteraan warga. (tn)












