TANGSELNEWS – Proses relokasi kabel udara Fiber Optic (FO) oleh Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) ke bawah tanah di 10 ruas jalan utama di Tangsel selesai tahun 2025. Langkah ini bertujuan untuk mengatasi masalah kabel semrawut yang membahayakan keselamatan dan merusak estetika kota. Wakil Wali Kota Tangsel, Pilar Saga Ichsan, menegaskan bahwa pemerintah terus berkoordinasi dengan penyedia layanan kabel (provider) demi kelancaran proyek ini. Rabu (04/12).
“Proses relokasi kabel fiber optik ke bawah tanah ini adalah langkah penting untuk menciptakan kota yang lebih tertata dan aman bagi masyarakat. Kami memastikan koordinasi dengan penyedia layanan terus dilakukan, dan kami berharap semuanya bisa terlaksana sesuai target,” ujar Pilar pada Senin (2/12).
Pilar menjelaskan bahwa pemindahan kabel ini bukan pekerjaan sembarangan karena terdapat perbedaan teknis antara kabel yang ada di atas tanah dan yang akan dipindahkan ke bawah tanah. “Kami telah mengidentifikasi tantangan ini bersama APJATEL dan penyedia layanan. Proses relokasinya memerlukan penanganan khusus karena kabel atas dan kabel untuk bawa tanah menggunakan induksi berbeda,” tambahnya.
Kami juga telah meminta Dinas Bina Marga untuk memastikan bahwa seluruh kegiatan relokasi tidak membahayakan masyarakat. Pilar menegaskan bahwa keamanan menjadi prioritas utama pada setiap tahap proyek.
Pada tahun ini, lima ruas jalan telah menjadi target awal relokasi, dengan penyelesaian yang diharapkan akhir Desember 2024. Proyek ini sepenuhnya ditanggung oleh pihak APJATEL sebagai bagian dari tanggung jawab penyedia layanan kabel, tanpa menggunakan dana dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tangsel. Pemerintah kota hanya menyediakan ruang pelaksanaan.
Pilar juga menyoroti pentingnya penyediaan kabel yang sebagian besar harus dipesan dari luar negeri, sehingga memerlukan waktu beberapa bulan. Dengan komitmen bersama antara pemerintah dan penyedia layanan, Pilar optimistis target relokasi 10 ruas jalan pada 2025 dapat tercapai.

Relokasi kabel udara FO di ruas jalan yang telah selesai saat ini sudah ada 4 Ruas Jalan Yang Sudah Di Relokasi 1. Jalan Ciater Raya 2. Jalan Parakan-Benda Raya 3. Jalan Merpati Raya 4. Jalan Tarumanegra Pisangan.
Untuk pekerjaan dilakukan dengan pemanfaatan ruang manfaat jalan (rumaja), dengan membuat borring galian bawah tanah untuk menanam subduct sebagai pelindung kabel FO, jenis kabelnyapun berbeda dengan kabel udara yang biasa digunakan, kabel FO yang digunakan adalah Kabel FO Duct Loose tube sesuai STEL. K 015 atau STEL yang berlaku. Kebutuhan internet yang sangat tinggi di Kota Tangerang Selatan mengakibatkan banyaknya operator yang memasang tiang dan kabel tidak pada tempatnya sehingga mengganggu estetika kota, ini yang sedang dilakukan penataan oleh Pemerintah Kota Tangerang Selatan bersama APJATEL.
Kepala Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, dan Bina Konstruksi (DSDABMBK) Tangsel, Robby Cahyadi, mengungkapkan bahwa pihaknya sedang mempersiapkan bahu jalan untuk mendukung relokasi ini. “Kami sedang memilih ruas-ruas mana yang bahu jalannya mencukupi untuk relokasi dan memastikan keselamatan serta kesehatan kerja (K3) para pekerja,” jelas Robby.
Mahasiswi UIN yang melintas di Jalan Tarumanegara Nazmah (19) mengungkapkan “kondisinya Alhamdulilah lebih baik, kita nyaman saat jalan. Sebelumnya kita harus menunduk kalo melintas, takut kesetrum kalo kita liat sih sekarang lebih tertata, jalan juga sudah bagus dan gak banjir” ungkap Nazmah.










