Pondok Aren – Polisi masih melakukan identifikasi terhadap mayat yang ditemukan membusuk di dalam toren air rumah warga di Pondok Aren, Tangerang Selatan (Tangsel), Banten. Mayat mengeluarkan bau tidak sedap belum diketahui identitasnya.
Diketahui, mayat tanpa identitas itu ditemukan di dalam toren milik warga pada Senin (27/5) sekitar pukul 17.30 WIB. Tepatnya di Gang Samid Sian RT 003/001, Pondok Aren, Tangsel.
Kapolsek Pondok Aren Kompol Bambang Askar Sodiq menjelaskan penemuan mayat tersebut bermula ketika saksi Sutrisno merasa curiga dengan kondisi air di rumahnya. Air keruh dan tercium bau tidak sedap, mayat itu hanya baru diketahui seorang laki-laki bertato.
Mayat laki-laki yang sudah membengkak itu memiliki ciri-ciri paling menonjol di badannya, yaitu tato. “Bergambar bunga dan tulisan devoy,” ujarnya saat dihubungi wartawan, Selasa (28/5).
Sementara itu, ciri lain yang mengindikasikan identitas korban belum diketahui. Saat ini, Bambang Sodik mengatakan, pihaknya sudah membawa mayat korban ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati untuk diotopsi. “Nunggu hasil otopsi mayat dulu, ya, siapa dia,” pungkasnya.
Sebelumnya, sesosok mayat ditemukan membengkak hingga sebesar bantal di dalam toren air rumah warga. Penemuan mayat itu terjadi di kawasan Pondok Aren, Tangerang Selatan, Senin (27/5).
Kompol Bambang Askar Sodik mengatakan, mayat di dalam toren air itu ditemukan usai warga mencium bau busuk dari air yang mengalir dari toren ke kamar mandi di rumah tersebut.
Jasad Devi dievakuasi ke RS Polri Kramat Jati, Jakarta untuk kebutuhan penyelidikan lebih lanjut. “Jasad laki-laki tersebut dibawa ke RS Polri Kramat Jati untuk dilaksanakan autopsi mayat, guna mengetahui penyebab kematian dan waktu kematiannya,” ujarnya.










